amuba

Senin, 15 November 2010

Amuba, begitu aku dipanggil. Aku adalah mahluk renik yang bisa membuat manusia meringis perih karena penyakit yang aku sebabkan. Aku tak tahu mengapa Tuhan menciptakan ku, apakah mungkin dia sedang melamun ketika mencipta apa mungkin juga aku adalah ciptaanya yg paling ia kagumi.

Tugas pertamaku kali ini dimulai. Sejak pertama kali mendapat tugas dari departemen perusakan, aku selalu penasaran siapakah orang bernasib sial yang akan aku siksa.
Lalu tibalah data profil dari dinas rahasia. Ya ampun..targetku adalah seorang menteri korup. Dia harus aku musnahkan dalam tempo 5x24 jam. Hmmm tugas yang sangat berat. Bukan main..

Bagaimana tidak, tiap hari dia dikawal seorang dokter khusus yg selalu melindungi dari hal sekecil apapun. Aku harus putar otak tujuh keliling untuk masuk ke dalam pencernaannya.

Lalu dari kejauhan aku liat seorang wanita perlente setengah baya. Dengan penampilannya aku tahu dia bukan orang biasa. Aku pikir ini kesempatanku mendekat lalu menyerang. Dengan sigap aku melompat ke baju wanita wangi ini. Hmmm..tidak lama lagi aku akan menembus pertahanan koruptor itu.

Singkat cerita, aku sudah masuk ke dalam pencernaan orang itu. Wah sungguh tempat yang busuk. Mungkin disini tempat dia menimbun harta hasil rampasannya. Pantas saja perut buncitnya terlihat begitu menggelikan.

Sebelum proses perusakan aku ingin bertamasya ke otak penjahat ini. Hmmm dari sini aku bisa liat rencana rencana busuknya yang telah iya siapkan. Sungguh licik, aku tak sabar ingin membunuhnya perlahan lahan. Pantas saja yg menciptakanku mengirimku ke tubuh orang ini.

Posting from nokia 5130.

Sang Panas yang Kedinginan

Sabtu, 08 Mei 2010


Deru angin salju bertiup membawa sebuah daun menari nari berliuk liuk mengikuti hembusannya. Dan di tengah-tengah badai salju tampak seseorang berlutut seakan memohon kepada sang dewa. Teriakan demi teriakan maaf dia coba haturkan namun sang penguasa tak juga bergeming. Seolah pendosa itu tak layak untuk mendapatkan ampunannya.

Ya dialah sang api.... seorang yang diberikan anugerah untuk menghangatkan bumi, seorang yang diberi kekuatan untuk menerangi sang malam, dan kekuasaan untuk membakar dan menghancurkan apapun yang dia ingin lahap.

Sang api yang diberi amanat untuk membantu manusia tampaknya kini terkulai lemah tak berdaya. kini matanya kembali terbayang akan kobaran api api yang ia buat telah menghanguskan ratusan negara dan menghanguskan ratusan wanita dan anak-anak.

Dan sang dewa yang murka mencabut kemampuannya dan mengalihkan ke dewa yang lain yang memiliki keseimbangan dan kebijakan. Dan kini sang api terkulai lemah kedinginan di tengah gurun salju....

Namun sang dewa penguasa juga tak tega melihat sang api mati perlahan. Akhirnya dia mengampuni sang api dengan syarat ia harus menghangatkan hati manusia yang dingin dan membeku dan memberikan kedamaian dan ketenangan disetiap hati manusia. lalu sang api pun dikirim ke sebuah negara bernama China disana ia menjadi biksu yang kemudian terkenal karena kasih dan kemampuannya membuat setiap orang berbahagia.

Pencuri Cinta dari Utara

Senin, 26 April 2010


Negeri Anitya hari ini berduka, deru tangis menghiasi seisi negeri. Berjuta tisu seolah tak kuasa menghapus uraian air mata yang mengalir bak rinai hujan, kala terlepas dari kemarau yang kejam. Betapa tidak sang Pangeran pujaan hati berjuta rakyatnya kini telah kehilangan sang permaisuri yang raib seolah ditelan angkara bumi.

Hari itu tatkala dua negeri indah Anitya dan negeri candrasengkala akan dipersatukan oleh pernikahan dua orang pujaan hati rakyatnya. Setelah beratus tahun negeri itu dileraikan oleh perang tak berujung. Kini, dengan kekuatan cinta negeri itu akan bersatu. Tentu saja raut kedamaian dan puja bahagia kan mengisi setiap tatap mata kedua rakyat negeri itu.

Namun sang dewa perang yang kejam berduka dan tak ingin sesuatu yang dicintainya pergi lenyap. Maka dia tugaskan sang putra yang berparas tampan, berpikir cerdas bagai dewa pecipta, bertutur kata sempurna bak dewa cinta. Rajawali Mayapada ia dikenal kini bertugas untuk menghancurkan pernikahan itu.

Dengan segala cara ia mendekat dan mencoba menjamah hati sang putri. Namun kesetian sang putri takkan tergoyah oleh paras dan tutur indah sang pencuri cinta. Dalam penyamarannya yang mengaku sebagai teman dari pangeran negeri Anitya. Perlahan tapi pasti dia bisa menyelami hati sang putri yang tebuat dari berlian indah namun tak pernah terjamah oleh kelembutan sang penempa hati yang membuat berlian itu seolah merasa kian bersinar. Kini mereka kian dekat, empati, puja puji dan kasih tiada bertepi membuat hati sang putri mulai meluluh. Setelah sepi ditinggal sang pangeran berburu mahar untuk pernikahan.

Namun nurani sang putri berkata dia takkan berkhianat. Akhirnya sang pencuri cinta ingin mneyerah. Hingga akal licik datang dan berpura pura membawa kabar bahwa sang pangeran telah sakit di negeri seberang. Dengan tawaran yang meyakinkan akhirnya dia mengantar sang putri.

Dan pulanglah sang pangeran dan menjadi murka karena mendapati surat yang bertulis kan untaian kata menyakitkan dari sang putri. Bahwa ia harus pergi bersama cintanya yang sesungguhnya. Dan, tentu saja itu adalah tulisan dari rajawali mayapada.

Dan kini sang putri yangtak kunjung bertemu sang pangeran yang dikabarkan telah meninggal dan menghilang ditelan lautan ganas. Harus meratapi nasibnya dipuncak gunung derita. Sungguh teramat kejam laku rajwali mayapada.

Negeri Anitya yang murka kini kembali menyerang negeri candrasengkala. Dan perang kejam itu kembali berkobar. Kini dewa perang dan rajawali mayapada tersenyum bangga akan kelicikan mereka.